Tuhan menciptakan orang tentunya untuk memimpin. Dalam dinamika sosial tentunya pimpin-memimpin merupakan hal yang lazim. Tetapi, ada banyak bias yang terjadi dalam mimpin-memimpin, jika seorang pemimpin melakukan segala sesuatu ada dasar kehendaknya sendiri. Padahal saat memimpin, ia tidak sendiri, tetapi memiliki tanggun jawab terhadap beberapa anggota. Karena anggota merasa dipimpin tentunya mereka juga memiliki hak untuk melakukan sesuatu tanpa keluar dari koridor yang telah ditetapkan. Koridor yang saya maksud adalah peraturan yang ditentukan oleh pemimpin. Saya memiliki pengalaman satu pengalaman yang menarik diceritakan. Peristiwa yang belum lama terjadi, bahkan baru semalam berlalu sejak tanggal saya menulis cerita ini. Ini akan berkaitan dengan pimpinan memimpin, tetapi dalam skala yang kecil. Misalnya dalam grup WhatsApp. Dalam grup WhatsApp pun tentunya ada pemimpin, maka adminlah yang menjadi pemimpin dalam grup WhatsApp tersebut. Pasca kejadian, saya berpikir "loh, u...
Blog ini akan berisi catatan harian saya (Rahmat Adianto), saya sudah mulai menulis di sebuah buku kecil yang saya beri judul sendiri 'Saya Menulis, Sayang". Berisi tentang manifestasi asmara, nestapa, nostalgia, kritik sosial, dan wawasan disiplin ilmu lain yang lahir dari hasil bacaan dan interpretasi yang saya lakukan.