Menjelang ramadan, siapakah yang dapat bercerita tentang cara menggoreng cucuru? Atau cara membuat kue baruasa? Atau cara menganyam, mengikat, dan merebus lapa-lapa? Taka ada kenangan yang dekat dengan cucuru, baruasa, dan lapa-lapa. Sebab terakhir saya saksi pada semua, kira-kira pada Tahun 2010. Sebelum ayah melepas nafas, tersingkap kapan, terdekap tanah, tinggal nisan dan gelar kenangan. Tahun selanjutnya, mama dan 3 orang sekanungku mengadu meninggalkan kampung yang malang mengadu nasib di bawah rabun tandang dan dedaunan kelapa sawit. Saya berkelana serupa pengembara kehilangan muara dan lupa alamat. Beberapa bujuk rayu nuansa kemewahan dari para budiman saya tolak. Sebab saya terlalu kaku hidup dengan di rumah mewah dan fasilitas mewah. Saya memilih sebagai sebatang kara, yang memungut suap-suap nasi di sepanjang bibir jalan Kabe-kambero, Kolowu, Rumah Tiga (Pure), terkahir saya memantapkan di bekas kantin SMK Al-Safitri kira-kira hampir dua tahun terkatung-katung. La...
Blog ini akan berisi catatan harian saya (Rahmat Adianto), saya sudah mulai menulis di sebuah buku kecil yang saya beri judul sendiri 'Saya Menulis, Sayang". Berisi tentang manifestasi asmara, nestapa, nostalgia, kritik sosial, dan wawasan disiplin ilmu lain yang lahir dari hasil bacaan dan interpretasi yang saya lakukan.