Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Lupa Cara Tidur

Sudah malam, bukan itu maksudku, saya hanya ingin menggunakan kata "sudah" sebagai penanda waktu yang telah berlalu. Yang saya maksud adalah subuh hampir usai pula. Menjelang pagi, tapi suasana belum terang, masih menggelap. Sama seperti waktu-waktu yang telah berlalu, dengan suasana yang sama, mata yang terjaga. Entah, saya telah lupa atau benar-benar tidak tau cara tidur? Saya coba menggiring  tubuh dan merebah ke tempat tidur. Tapi ini bukan tempat tidur lagi. Saya telah menghabiskan waktu dengan duduk, baring, berdiri, duduk, berdiri, baring, dan seterusnya. Mungkin saya telah kehilangan malam, dan juga mungkin akan kehilangan "siang". Sama seperti saya kehilangan keberanian untuk mencintaimu. Tak ada alasan yang dapat kau minta, tak ada jawaban untuk pertanyaan darimu. Tapi saya ingin katakan jaga hatimu, dari buaya-buaya lucu yang suka melucu. 😂

Pengkhianatan atau Kesunyian

Pengkhianatan sebagai cara kita mengikuti ambisi kita sebagai manusia, terlapas memikirkan konsistensi. Tentu akan ada kekecewaan yang tumbuh karena pengkhianatan itu. Kekecewaan yang akan mudah dilupakan ataupun tidak. Terkadang pengkhianatan memang menjanjikan sedikit dari definisi kepuasan. Tapi sebaiknya kita untuk belajar untuk hidup tertib. Mari kita untuk mencoba saling memahami dengan analogi sederhana yang klise dalam hidup kita. Kita sering tak acuh ketika mengecewakan orang lain, tetapi toh, ketika dikecewakan, amarah kita menggelora, seakan kita terbakar api, dan menabrak segala nama binatang. Kita sering berbicara tentang keadilan, tapi kita saja sukar untuk belajar adil pada diri sendiri. Sebelum menerapkan keadilan pada orang lain, kemudian keluarga, masyarakat, maupun negara. Dalam kesunyian, memang terkadang kita akan merasa jenuh. Namun ada banyak guru yang kita akan temui dalam kesunyian. Misalnya termenung, sebagai guru yang akan menjajarkan kita memikirkan kesalaha...