Kadang saya berpikir, bahwa saya hidup hanya untuk melihat berbagai persoalan (bias, kontradiksi, dan kontraversi.)
Indonesia sudah denuho dengan perbagai bias sejak masa orde lama, kekuasaan membuat orang-orang lupa diri. setiap penguasa seharusnya menjadi tolok ukur kesajahateraan rakyat, bukan untuk memuaskan nafsu semata. Manusia yang tidak membaca sejarah akan mengagumi sepenuhnya sosok seorang bung Karno, Tetapi tidak dengan saya, setelah saya baca dan menonton berapa sumber, ternyata beliau juga merupakan budak material. Dalam buku Api Sejarah, mengungkap berbagai persoalnya islam dan berjuangan yang dibungkam oleh sistem kolonia, misalnya seperti mata pelajaran sejarah yang diajarkan siswa SMP tentang teori revolusi Darwin. Kita diperbodohi sejak siswa, padahal sejarah Islam lebih jujur menceritakan sejarah. Maka Ahmad Masyur Suryanegara membongkar sejarah Islam yang disembunyikan selama ini.
Maka untuk mengerti peradaban, kita harus membaca, sebab tanpa ijazah, lalu membaca kita akan menjadi sarjana, bahkan kita bisa menjadi profesor.
Komentar
Posting Komentar