Saya, ingin menjadi penulis. Maka ketika saya melihat ketimpangan, saya pun menuliskannya. Tapi bukan untuk konsumsi publik. Pasalnya, di media sosial banyak orang pintar. Saya takut, menuliskan hal-hal yang menurut saya salah dan menurut orang-orang pintar itu, bisa benar, bisa salah. Saya telah membuat buku catatan yang akan menjadi sejarah, bahwa saya meng-kritik melalui tulisan yang saya simpan sendiri.
Yang jelas saya masih ingin jadi mahasiswa yang sederhana. Tidak "ikut arus dan tidak apatis" seperti yang dituliskan Gie.
Komentar
Posting Komentar