Langsung ke konten utama

Perempuan dan Alam


Mencintai, bukan hanya tentang cara kita menyimpan perasaan pada lawan jenis, tetapi menyimpan perasaan pula pada semua ciptaan Tuhan. Salah satunya, mencintai alam. Terkadang ada kesamaan manusia menerka perasaannya pada dua objek ini, perempuan dan alam. Kita jatuh cinta pada keindahan alam dan juga pada keindahan perempuan. Keindahan bukan berarti hal sempurna, yang diinterpretasikan banyak orang. Tapi keindahan yang saya maksud adalah ketika kita menemukan kesederhanaan yang tidak dilihat oleh banyak orang. Itulah keindahan, perdamaian antara penglihatan, pikiran, dan perasaan (Rahmat Adianto, 2020).

Komentar

  1. Sangat inspirasi tulisannya kawan, saya ingin sedikit memberikan saran jika kalimat judul yg di maksud di berikan dengan sedikit contoh antara alam dan perempuan mungkin akan lebih tambah menarik lagi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

05 April 2020

Ada apa?

25 Maret 2020

https://web.facebook.com/photo.php?fbid=1286586841730127&set=a.112884472433709&type=3&eid=ARBScCIZzG3r5t_LA82xzdvZlH_3UuNLzcKpMk18wBZbQAePHEQNhFzLbYFKTuBUIriJH-bYpjYvGt_1 Kata Bang Kahar Mappasomba Daeng Tulolo saya harus membaca apa pun. Baru saja, saya lihat burung gereja rumah tetangga depan kamar saya. Tiba-tiba saya berpikir, tentang alasan (burung dalam gambar) diakrabi dengan nama burung gereja dan seharusnya "Passer montanus" nama latinnya. Ternyata burung ini berasal dari Asia. Di Indonesia burung ini, sering ditemukan dan membuat sarang di gereja. Karena burung ini selalu mencari tempat yang aman, maka gereja dengan arsitektur yang kadang tinggi dan luas, cukup dianggapnya sebagai tempat yang aman.